Tuesday, 15 December 2015

Wireless Network

Nama Kelompok:
·          Hari Triyadi (13112316)
·          Fajar Rafsyanjany (12112724)
·          Guruh Mahgribi (13112213)
·          Arifin Pangestu (14112888)
·         Andiko eko S (10112794)
·         Farchan elrivansyah (12112764)


Jaringan Wireless
Wireless atau wireless network merupakan sekumpulan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya sehingga terbentuk sebuah jaringan komputer dengan menggunakan media udara/gelombang sebagai jalur lintas datanya. Pada dasarnya wireless dengan LAN merupakan sama-sama jaringan komputer yang saling terhubung antara satu dengan lainnya, yang membedakan antara keduanya adalah media jalur lintas data yang digunakan, jika LAN masih menggunakan kabel sebagai media lintas data, sedangkan wireless menggunakan media gelombang radio/udara.

Ø  Tipe-tipe Wireless Network



1.      Wireless PAN (WPAN)
Wireless Personal Area Network (WPAN) adalah jaringan wireless dengan jangkauan area yang kecil. Contohnya Bluetooth, Infrared, dan ZigBee.
2.      Wireless LAN (WLAN) / Wifi
Wireless Local Area Network (WLAN) atau biasa disebut Wifi memiliki jangkauan yang jauh lebih luas dibanding WPAN. Saat ini WLAN mengalami banyak peningkatan dari segi kecepatan dan luas cakupannya. Awalnya WLAN ditujukan untuk penggunaan perangkat jaringan lokal, namun saat ini lebih banyak digunakan untuk mengakses internet.
3.      Wireless MAN (WMAN)
Wireless Metropolitan Area Network (WMAN) adalah jaringan wireless network yang menghubungkan beberapa jaringan WLAN. Contoh teknologi WMAN adalah WiMAX.
4.      Wireless WAN (WWAN)
Wireless Wide Area Network adalah jaringan wireless yang umumnya menjangkau area luas misalnya menghubungkan kantor pusat dan cabang antar provinsi.
5.      Cellular Network
Cellular Network atau Mobile Network adalah jaringan radio terdistribusi yang melayani media komunikasi perangkat mobile seperti handphone, pager, dll. Contoh sistem dari Cellular Network ini adalah GSM, PCS, dan D-AMPS.

6.      Perangkat Jaringan Wireless
Perangkat jaringan wireless sangat bervariasi, tergantung kebutuhan dan kegunaan jaringan tersebut. Berikut beberapa perangkat yang harus diketahui untuk membangun jaringan wireless.

Ø Perangkat Jaringan wireless
                       ·          Wirelees Access Point
Wireless Access Point merupakan alat terpenting untuk meghubungkan jaringan wireless maupun jaringan hotspot, perangkat ini berfungsi untuk mengirim atau menerima data berasal dari adapter wireless

                       ·          Wireless Adapter
Wireles adapter digunakan untuk menangkap sinyal dan digunakan oleh komputer client (pengguna). Wireless adapter yang digunakan pada PC (Personal Computer) dan laptop atau notebook berbeda

                       ·          Antena Eksternal
Perangkat ini digunakan untuk menambah jangkauan pancaran sinyal wireless, biasanya diletakkan pada luar ruangan. Hal ini dilakukan, agar pancaran sinyal dapat mencapai jarak yang lebih jauh. Jarak yang dapat dicapai oleh antena eksternal mencapai 5-10 Km. Peletakkan antena eksternal juga tidak boleh terlalu jauh dengan wireless, karena dapat membuat sinyal wireless hilang.


Ø Kasus Wireless Network
Ketika menggunakan wifi pada bolt mungkin tidak bisa menyambungkan pada banyak pengguna internet, sehingga tidak semua bisa memakai wifi tersebut. Untuk itulah guna memakai aplikasi “My Wifi Router”. Karena dengan memakai aplikasi tersebut para pengguna bisa mengakses lebih banyak dari sebelumnya.

Keterangan :
          Dari gambar diatas, terdapat 4 client yang terhubung ke 1 server bernama “Fakir Wifi”. Anggota kelompok kami berjumlah 5 dimana salah satu ada yang menjadi server. Oleh karena itu client yang terhubung berjumlah 4. Berikut server dan IP dari masing-masing anggota kelompok.
Server “Fakir Wifi”        :  Fajar sebagai server menggunakan laptop
Client “HTC”                 :  Arifin menggunakan hp (192.168.23.3)
Client “Sony”                 :  Hari menggunakan hp (192.168.23.4)
Client “Sylvia ipad”       :  Guruh menggunakan ipad  (192.168.23.2)
Cient “Sylvi”                  :  Andko menggunakan hp (192.168.23.1)


Ø Software My Wifi Router 3.0
My Wifi Router adalah sebuah aplikasi yang digunakan untuk memperbanyak para pengguna akses internet dala satu wireless. Jadi, aplikasi ini sangat berguna untuk pengguna user yang lebih banyak. Cara memakai akses tersebut dengan mengkonekan ke aplikasi ini maka akan terkonek pada penggunanya.

Ø Kelebihan Dan kekurangan Wireless

v Kelebihan Pada wireless
1.     Penggunanya bisa berpindah-pindah tempat
Karena tidak seperti jaringan kabel yang mengharuskan kita selalu terhubung via kabel, sehingga terkesan membatasi gerak kita. Pada jaringan Wireless Wi-Fi kita tidak perlu dipusingkan dengan kabel, kita terasa sedikit lebih bebas.
2.     Sudah banyak perangkat yang support Wi-Fi
Banyaknya perangkat yang support koneksi jaringan vi Wi-Fi juga menjadi alasan tersendiri. Mulai dari smartphone, tablet, laptop. bahkan personal komputer pun sudah bisa menikmati jaringan wireless Wi-Fi meski harus menambah perangkat Wi-Fi adapter.
3.     Sekali klik langsung konek
Tidak seperti jaringan kabel, yang mana kita harus mencolokan kepala konektor RJ-45 ke port Ethernet komputer/laptop kita, selain itu, tidak jaringan juga kita harus memasukan settingan secara manual. Pada jaringan Wi-Fi kita tidak perlu melakukan hal-hal seperti itu lagi.

v  Kekurang Pada wireless
1.      Keamanan harus lebih diperhatikan
Jaringan Wi-Fi tidak dibatasi dengan penggunaan kabel untuk setiap penggunanya. Hal ini juga berarti tidak membatasi pengguna luar yang bisa secara ilegal terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi kita.
2.      . Sinyal
Meskipun kamu bisa bebas bergerak, tapi kamu juga harus memikirkan seberapa jauh kamu berada di area Wi-F. Tidak terasa memang masalah sinyal ini kalau kita tetap berada dekat di sumber sinyal.
3.      Bandwith
Jaringan Wi-Fi sangat tidak cocok jika dalam jaringan yang dibangun nantinya diperuntukan untuk aktivitas transfer data berukuran besar. Salah satu penyebabnya adalah ketidakstabilan sinyal dan ada juga pengaruh interferensi.







Daftar Pustaka:



Monday, 26 October 2015

Pengantar Telematika

1.      Berikan 2 contoh mengenai komunikasi jaringan!
Jawab:  Tapatalk adalah app untuk mengakses forum diskusi dari smartphone. Kita bisa saja membuka forum dengan menggunakan browser hp/ opera mini, tapi tampilannya akan berantakan, berat pada saat loading, dan mengalami kesulitan saat login ataupun mengirimkan topik/ reply, karena layar hp yg kecil dan terbatas dibandingkan PC. Dengan tapatalk, semua itu bisa diatasi.
Camfrog merupakan salah satu dari perangkat lunak pengirim pesan instan yang telah ada di dunia internet, dimana didalamnya kita bisa berinteraksi lewat text, video streaming, audio streaming dan voip. Perangkat lunak ini diciptakan oleh Camshare Inc. pada tahun 2003.
2.      Berikan contoh telematika e-commerce beserta screenshot dan cara pemesanan!
Jawab: Berniaga.com

1.      User mendaftar terlebih dahulu di website ini supaya, saat melakukan transaki ingin membeli tidak perlu mendaftar lagi.
2.      User mencari barang yang diinginkan.
3.      User melihat deskripsi barang, review dari tokonya, harganya berapa.
4.      Jika user ingin membelinya, user bisa langsung klik ADD TO CART .
5.      Secara otomatis dari website akan menunjukan harga yang harus di bayarkan, dan membayar menggunakan metode seperti apa.
6.      User memilih metode pembayaran.
7.      User mengkonfirmasi pembayarannya.
8.      Pihak dari wildwoodguitars akan mengkonfirmasi kembali pembayarannya serta melakukan vertifikasi  ulang barang dan harga yang akan di beli user melalui email.
9.      Jika sesuai maka pesanan user akan segera dikirimkan oleh pihak dari berniaga.
Demikian cara untuk melakukan transaksi kepada www.berniaga.com. 

3.      Berikan contoh aplikasi yang menggunakan GPS, tuliskan cara kerjanya!
Jawab: Navitel Navigator adalah GPS navigasi secara offline yang tepat dengan layanan geosocial gratis dan peta yang terperinci dari 59 negara. Tidak ada koneksi Internet yang diperlukan untuk penggunaan program dan peta: tidak ada biaya tambahan pada jelajah atau ketergantungan pada koneksi mobile. Akses ke peta setiap saat: Maps di-download ke memori internal perangkat atau SD-card. Offline peta dari 59 negara yang tersedia untuk pembelian.


Monday, 6 April 2015

Karya Ilmiah, Karya Semi-Ilmiah dan Karya Non Ilmiah

1.      Karya Ilmiah

Karya ilmiah adalah tulisan yang berisi argumentasi penalaran keilmuan yang dikomunikasikan lewat bahasa tulis yang formal dengan sistematis-metodis dan menyajikan fakta umu8m serta ditulis menurut metedologi penulisan yang benar. Karya ilmiah ditulis dengan bahasa yang konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya teknis dan dan didukung fakta yang dapat dibuktikan kebenarannya,

Karya ilmiah mempunyai tiga cirri yaitu:

1. Karya ilmiah harus merupakan pembahasan suatu hasil penelitian (factual objektif). Artinya sesuai dengan objek yang diteliti.
2. Bersifat metodis dan sistematis
3. Menggunakan ragam bahasa ilmiahyang baku dan formal, bahasanya bersifat lugas agar tidak menimbulkan penafsitan dan makna ganda.

1. Karya Ilmiah Pendidikan

Karya Ilmiah pendidikan digunakan untuk tugas meresume pelajaran, serta persyaratan mencapai suatu gelar pendidikan, karya ilmiah terdiri dari :

1. Paper ( Karya Tulis)
2. Pra Skripsi
3. Skripsi
4. Thesis dan,
5. Desrtasi.

2. Karya Ilmiah Penelitian

Karya ilmiah penelitian terdiri dari:

1. Makalah seminar
2. Laporan hasil penelitian
3. Jurnal Penelitian
2.      Karya Non Ilmiah

Karya non ilmiah sangat bervariasi topic dan cara penyajiannya, tetapi isinya tidak didukung fakta umum, ditulis berdasarkan fakta pribadi, umumnya bersifat subyektif, gaya bahasanya bias konkret atau abstrak, gaya bahasanya formal dan popular.

Karya non ilmiah bersifat:

1. Emotif : kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari keuntungan dan sedikit informasi.
2. Persuasif: penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative.
3. Deskriptif : pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.
4. Kritik tanpa dukungan bukti.
3.      Karya Semi-Ilmiah
Karangan Semi-Ilmiah adalah karangan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu tulisan. Penulisannya-pun tidak semiformal tetapi tidak sepenuhnya mengikuti metode ilmiah. Penulisan yang baik dan benar, ditulis dengan bahasa konkret, gaya bahasanya formal, kata-katanya teknis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar atau tidaknya atau sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi Jenis karangan semi ilmiah memang masih banyak digunakan misalnya dalam opini, editorial, resensi, anekdot, hikayat, dan karakteristiknya berada diantara ilmiah.
Bentuk Karangan Semi-Ilmiah :

1. Artikel
2. Editorial
3. Opini
4. Feuture
5. Reportase
6. Manga

Ciri – ciri Karangan Semi-Ilmiah

Emotif, kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak sistematis, lebih mencari  keuntungan dan sedikit informasi.
Persuasif, penilaian fakta tanpa bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir pembaca dan cukup informative.
Deskriptif, pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.
Kritik tanpa dukungan bukti.
Ditulis berdasarkan fakta pribadi
Fakta yang disimpulkan subyektif
Gaya bahasa formal dan popular

Mementingkan diri penulis

Sumber : http://makalahdanskripsi.blogspot.com/2009/07/karya-ilmiah-dan-non-ilmiah.html
                http://fajar-alvian.blogspot.com/2013/10/karya-ilmiah-non-ilmiah-dan-semi-ilmiah.html

Monday, 30 March 2015

Penalaran Induktif



Prosedur yang berpangkal dari peristiwa khusus sebagai hasil pengamatan empirik dan berakhir pada suatu kesimpulan atau pengetahuan baru yang bersifat umum. Dalam hal ini penalaran induktif merupakan kebalikan dari penalaran deduktif. Untuk turun ke lapangan dan melakukan penelitian tidak harus memliki konsep secara canggih tetapi cukup mengamati lapangan dan dari pengamatan lapangan tersebut dapat ditarik generalisasi dari suatu gejala.
Dalam konteks ini, teori bukan merupakan persyaratan mutlak tetapi kecermatan dalam menangkap gejala dan memahami gejala merupakan kunci sukses untuk dapat mendiskripsikan gejala dan melakukan generalisasi.Di dalam penalaran induktif terdapat tiga bentuk penalaran induktif, yaitu generalisasi, analogi dan hubungan kausal.
Jenis-jenis penalaran induktif antara lain :
1.    Generalisasi
Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.
Contohnya :
•    Audi Marisa adalah bintang sinetron, dan ia berparas cantik.
•    Cut Tari adalah bintang sinetron, dan ia berparas cantik.
Generalisasi:
Semua bintang sinetron berparas cantik. Pernyataan “semua bintang sinetron berparas cantik” hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.
Contoh kesalahannya:
Dijah Yellow juga bintang iklan, tetapi tidak berparas cantik.
Macam-macam generalisasi :
a.    Generalisasi sempurna
Generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki.
Contoh: sensus penduduk
b.    Generalisasi tidak sempurna
Generalisasi dimana kesimpulan diambil dari sebagian fenomenayang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki.
Contoh: Hampir seluruh pria dewasa di Indonesia senang memakai celana pantaloon. Prosedur pengujian generalisasi tidak sempurna.
Generalisasi yang tidak sempurna juga dapat menghasilkan kebenaran apabila melalui prosedur pengujian yang benar. Prosedur pengujian atas generalisasi tersebut adalah:
•    Jumlah sampel yang diteliti terwakili.
•    Sampel harus bervariasi.
•    Mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari fenomena umum/ tidak umum.
2.    Analogi
Cara penarikan penalaran dengan membandingkan dua hal yang mempunyai sifat yang sama.
Analogi mempunyai 4 fungsi,antara lain :
a.    Membandingkan beberapa orang yang memiliki sifat kesamaan.
b.    Meramalkan kesaman.
c.    Menyingkapkan kekeliruan.
d.    klasifikasi
Contoh analogi :
Demikian pula dengan manusia yang tidak berilmu dan tidak berperasaan, ia akan sombong dan garang. Oleh karena itu, kita sebagai manusia apabila diberi kepandaian dan kelebihan, bersikaplah seperti padi yang selalu merunduk.
3 . Hubungan Kausal
Penalaran yang diperoleh dari gejala-gejala yang saling berhubungan.
Macam hubungan kausal :
Sebab- akibat.
a.    Hujan turun di daerah itu mengakibatkan timbulnya banjir.
b.    Akibat – Sebab.
Andika tidak lulus dalam ujian kali ini disebabkan dia tidak belajar dengan baik.
c.    Akibat – Akibat.
Ibu mendapatkan jalanan di depan rumah becek, sehingga ibu beranggapan jemuran di rumah basah.
Tambahan :
•    Metode induktif
Metode berpikir induktif adalah metode yang digunakan dalam berpikir dengan bertolak dari hal-hal khusus ke umum.
Hukum yang disimpulkan difenomena yang diselidiki berlaku bagi fenomena sejenis yang belum diteliti.
Generalisasi adalah bentuk dari metode berpikir induktif.
•    Metode deduktif
Metode berpikir deduktif adalah metode berpikir yang menerapkan hal-hal yang umum terlebih dahulu untuk seterusnya dihubungkan dalam bagian-bagiannya yang khusus.
Contoh:
Masyarakat Indonesia konsumtif (umum) dikarenakan adanya perubahan arti sebuah kesuksesan (khusus) dan kegiatan imitasi (khusus) dari media-media hiburan yang menampilkan gaya hidup konsumtif sebagai prestasi sosial dan penanda status sosial.
Generalisasi adalah proses penalaran yang bertolak dari fenomena individual menuju kesimpulan umum.
Contoh:
Nagita Slafina adalah bintang iklan, dan ia berparas cantik.
Agnez Monika adalah bintang iklan, dan ia berparas cantik.
Generalisasi: Semua bintang sinetron berparas cantik
Pernyataan “semua bintang sinetron berparas cantik” hanya memiliki kebenaran probabilitas karena belum pernah diselidiki kebenarannya.
Contoh kesalahannya:
Omas juga bintang iklan, tetapi tidak berparas cantik.
Macam-macam generalisasi
Generalisasi sempurna Adalah generalisasi dimana seluruh fenomena yang menjadi dasar penyimpulan diselidiki.
Contoh: sensus penduduk
Generalisasi tidak sempurna Adalah generalisasi dimana kesimpulan diambil dari sebagian fenomena yang diselidiki diterapkan juga untuk semua fenomena yang belum diselidiki.
Contoh: Hampir seluruh pria dewasa di Indonesia senang memakai celana pantalon.
Prosedur pengujian generalisasi tidak sempurna
Generalisasi yang tidak sempurna juga dapat menghasilkan kebenaran apabila melalui prosedur pengujian yang benar.
Prosedur pengujian atas generalisasi tersebut adalah:
1.    Jumlah sampel yang diteliti terwakili.
2.    Sampel harus bervariasi.
3.    Mempertimbangkan hal-hal yang menyimpang dari fenomena umum/ tidak umum.

Sumber : https://thekicker96.wordpress.com/penalaran-induktif/